Senin, 02 Juni 2014

KELUHAN DAN GEJALA DARI SIFILIS

Penyakit menular seksual (PMS) yang paling sering terjadi adalah sifili satau raja singa. Sifilis ini biasanya banyak terjadi pada pria gay atau biseksual. Apa saja gejala dan tanda-tanda dari penyakit kelamin ini?


Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum bersifat kronis dan menahun. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Sifilis berkembang dalam empat tahap, dan gejalanya bervariasi dengan setiap tahap. Tetapi tahapannya mungkin tumpang tindih, dan gejalanya tidak selalu terjadi dalam urutan yang sama.


Sifilis primer

Tanda-tanda ini mungkin terjadi dari 10 hari sampai tiga bulan setelah terpapar bakteri Treponema.
Gejalanya akan terjadi lesi kecil dan tanpa rasa sakit pada bagian tubuh tempat bakteri masuk, biasanya alat kelamin, rektum, lidah atau bibir. Luka kecil tapi bisa menyebabkan borok.  Pembesaran kelenjar getah bening di pangkal paha. Bagian yang sakit akan sembuh tanpa pengobatan, tetapi infeksi sifilis tetap. Pada beberapa orang, sifilis kemudian bergerak ke tahap sekunder.


Sifilis sekunder

Tanda-tanda dan gejala sifilis sekunder mulai dua sampai 10 minggu setelah luka muncul dan mungkin termasuk:
  1. Ruam kulit, yang sering muncul sebagai luka, merah atau coklat kemerahan, ukuran kecil, di . Kelelahan dan perasaan tidak nyaman yang samar manapun pada tubuh termasuk telapak tangan dan telapak kaki.
  2. Demam
  3. Rasa sakit
  4. Kelenjar getah bening yang bengkak
  5. Sakit tenggorokan
  6. Kutil seperti luka di mulut atau daerah genital

Tanda-tanda dan gejala bisa hilang dalam beberapa minggu atau berulang kali datang dan pergi selama setahun.

Sifilis laten

Bila tidak diobati karena tidak ada gejala, sifilis sekunder akan bergerak menjadi sifilis laten (tersembunyi). Tahap laten bisa berlangsung selama bertahun-tahun. Tanda dan gejala tidak akan pernah kembali, atau penyakit dapat maju ke tahap tersier (ketiga).


Sifilis tersier atau terlambat

Sekitar 15 sampai 30 persen orang terinfeksi sifilis yang tidak mendapatkan perawatan akan mengalami komplikasi yang dikenal sebagai sifilis tersier atau terlambat. Pada tahap akhir, penyakit ini dapat merusak otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, hati, tulang dan sendi. Masalah ini dapat terjadi bertahun-tahun setelah infeksi awal. Beberapa tanda dan gejala sipilis akhir meliputi:

  • Gerakan otot tidak terkoordinas
  • Kelumpuhan
  • Kematian rasa
  • Kebutaan bertahap
  • Dementia atau pikun

Jika telah mengalami gejala seperti diatas, maka haruslah segera melakukan pengobatan sebelum terjadinya berbagai komplikasi yang sanagt serius. Anda dapat datangkan ke dokter atau rumah sakit yang dapat menangani hal tersebut. RS Metropole Jakarta adalah salah satu rumah sakit yang berstandarkan internasional yang dapat menanani penyakit tersebut karena memiliki dokter yang berpengalaman, handal dan professional dalam melakukan berbagai macam pengobatan yang didukung dengan penggunaan alat-alat kesehatan yang sangat canggih dan modern.

Tips hangat untuk ke rumah sakit: Silahkan buka website kami untuk memahami informasi tentang MetropoleHospital, yang bebas biaya pendaftaran, tidak perlu antri dan dapat diprioritaskan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kami. Terima kasih.

Peringatan :jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar