Kutu kemaluan atau phthirus pubis adalah sejenis serangga kecil yang paling
mejengkelkan yang memiliki hobi mengisap darah pada manusia yang umumnya juga
dpaat hidup pada daerah rambut kemaluan yang memiliki sifat kasar dan lembab. Selain
itu , kutu kemaluan ini juga dapat terjadi pada darak ketiak, jenggor, kumis,
bulu dada dan lain sebagainya yang dapat terjadi karena penyakit ini dpaat
menyebar melalui keringat.
Pada dasarnya penularan penyakit ini paling sering terjadi melalui hubungan
seksual dan juga penggunaan penggunaan handuk, pakaian selumit yang digunakan
secara bersamaan. Untuk dari itu, ahli pengobatan penyakit kelamin akan
memberitahu gejala yang terjadi jika telah terinfeksi penyakit kutu kemalin
ini, diantaranya adalah :
- Gatal dan rasa terbakar pada daerah kemaluan
- Rasa gatal akan dapat menyebar karena kutu kemaluan dapat bergerak ke daerah yangbasah atau keringat dari tubuh ke daerah ketiak
- Rasa gatal yang terjadi akan memburuk pada malam hari
- Karena rasa gatal biasanya penderita akan menggaruk secara intens dan alama akan dapat menimbulkan kulit terluka sehingga dapat menjadi terinfeksi oleh bakteri yang lainnya
- Terjadinya deman karena infeksi yang terjadi
Jika telah mengalami gejala yang telah di sebutkan, maka segeralah
melakukan pemeriksaan untuk dapat memastikaan apakah telah terinfeksi atau
tidak. Pemeriksaan dapat dilakukan di RS Metropole yang merupakan salah satu
rumah sakit di Jakarta yangdapat menangani masalah tersebut.
Tips hangat untuk ke rumah sakit: Silahkan buka website kami untuk memahami informasi tentang Metropole Hospital, yang bebas biaya pendaftaran, tidak perlu antri dan dapat diprioritaskan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kami. Terima kasih.
Peringatan :jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar